Cintaku Selamanya

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa, pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih selembut dahulu? memintaku minum susu dan tidur yang lelap? kabut tipis pun turun pelan” di lembah kasih, lembah pandala wangi. . kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan” yang menjadi suram, meresapi hembusan angin yang menjadi dingin. Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu? ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra..lebih dekat.. APakah kau masih akan berkata, kudengar detak jantungmu…Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam cinta…

*Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan

Yang takkan pernah kutau, dimana jawaban itu

bagai letusan berapi, bangunkanku dari mimpi

sudah waktunya berdiri, mencari jawaban kegelisahan hati…

Iklan

One response to “Cintaku Selamanya

  1. nggak mudeng aku,,, 😆 seterah yg nulis, seterah yg comment,, :mrgreen:
    yang penting jgn semakin hancurrrr… *kaburrrrr*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s